Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. /Instagram.com/@khofifah.ip

FEMME – Minum teh tetapi terasa kopi? Itulah kenyataannya yang disampaikan Gubernur JatimKhofifah Indar Parawansa.

Tentu saja kuliner satu ini membuat penasaran dua komunitas, pencinta teh dan kopi. Secara fisik terlihat teh, namun saat diseruput terasa kopi di lidah.

Dipastikan pencinta teh dan kopi akan penasaran dan ingin segera menikmati minuman langka ini di pagi atau sore maupun malam.

Baca Juga: Sebanyak 12.490 Pemegang Polis Bancassurance Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi Polis

Khofifah mengatakan, teh yang terkenal dengan Teh Jamus ini hanya ada di Ngawi, di lereng Gunung Lawu sebelah utara, tepatnya di Desa Girikerto, Kecamatan Sine yang luasnya mencapai 478 hektare.

BACA JUGA :  Program Conservation Goes to School Ajak Anak-Anak Cintai Laut

Baca Juga: Ini Gebrakan Gibran Agar UMKM di Kota Solo Segera Tinggal Landas Menuju Digitalisasi

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelBegini Strategi Gubernur Jatim Promosikan Teh Rasa Kopi dari Lereng Gunung Lawu