Ilustrasi tahanan. /Dok. Femme.id/M. Rifa'i Azhari

FEMME – Jaksa Penuntut Umum (JPU) memvonis 18 tahun penjara untuk terdakwa kasus sate sianida berinisial NA.

NA dinilai terbukti sudah melakukan pembunuhan berencana.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) PN Bantul Sulisyadi menjelaskan bahwa dari proses persidangan, terdakwa NA dinilai terbukti melakukan pembunuhan berencana.

“Kami menuntut kepada majelis hakim yang mkasus emeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan: satu menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana,” terang Sulisyadi, Senin 15 November 2021.

Sulisyadi melanjutkan, bahwa dakwaan satu primair Pasal 340 KUHPidana.

Dalam pasal itu berisikan tentang tindak pidana pembunuhan berencana.

“Kedua, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa dengan pidana selama 18 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan sementara,” ucap Sulisyadi menegaskan.

BACA JUGA :  Lawan Covid-19, Ivan Gunawan-Rossa Bagikan Masker dan Hand Sanitizer